Fitnah Persib di Medsos, Shane Smeltz Terancam 4 Tahun Penjara

Fitnah Persib di Medsos, Shane Smeltz Terancam 4 Tahun Penjara

FactasiaOfficial.com - Marquee Player milik Borneo FC Shane Smeltz mengunggah foto bernada kurang terpuji di akun Instagramnya, Kamis (14/9/2017). Dalam unggahannya, striker tim nasional Selandia Baru itu menudiding Persib Bandung sengaja mengendalikan liga sehingga laga antara Pesut Etam dan Maung Bandung menjadi ditunda.

"Mengapa? Saya tidak pernah melihat klub atau individu mencoba mengendalikan liga atau hasil pertandingan bahkan sebelum menendang bola. Sekarang @persib_official ada pemain yang hilang dan buat sesuatu untuk tidak ikut bermain di Samarinda. Ayolah datang teman tunjukan anda klub besar jangan takut," tulisnya @shane.smeltz.



Sontak unggahan tersebut pun mengundang kecaman dari bobotoh. Pasalnya laga antara Borneo FC dan Persib Bandung ditunda akibat adanya dugaan ancaman terhadap wasit saat anak asuh Iwan Setiawan berlaga melawan Bali United 11 September 2017 lalu.



Menanggapi unggahan Shane Smelzt, Peneliti Hukum Olahraga di Kemenkumham Eko Noer Kristiyanto menilai jika sang pemain dapat terancam pidana pencemaran nama baik dan UU ITE. Pria yang akrab disapa Eko Maung itu menuturkan sebetulnya manajemen Persib bisa saja melaporkan penyerang berusia 35 tahun tersebut karena unggahannya mencemarkan nama baik Persib.



"Karena di medsos pake UU ITE, tapi yang melaporkan harus Persib tak bisa pihak lain. Misalnya diproses pun pelaku tak dapat langsung ditahan," ujarnya melalui pesan singkat kepada PRFM, Jumat (15/9/2017).



Akibat ulah konyolnya pemilik nomor punggung 10 itu bisa dijerat Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun atau denda paling besar Rp750 juta.



BACA HALAMAN SELANJUTNYA.....


Fitnah Persib di Medsos, Shane Smeltz Terancam 4 Tahun Penjara Fitnah Persib di Medsos, Shane Smeltz Terancam 4 Tahun Penjara Reviewed by Muhammad Akbar on September 15, 2017 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.